:z
Kamis, 11 Juni 2009
Rabu, 10 Juni 2009
Menginstall Windows XP
Berikut ini adalah langkah - langkah menginstall Windows XP:
- Masukkan CD install Windows XP.
- Restart komputer dan masuk Bios untuk settingnya.
- Tekan tombol "DEL" pada keyboard.
- Pada saat masuk Bios pilih Taat Boot / Boot Square.
- Dalam first Boot Device ganti dengan CDROM.
- Setelah setting selesai save dan exit, tunggu komputer melakukan restart.
- Komputer akan melakukan Booting dari CD Windows XP. Saat muncul pesan "press any key to boot from CD" pencet sembarang tombol pada keyboard untuk melakukan boot from CD. Sekarang komputer menjalankan setup dengan perintah dalam CD Windows XP.
- Setelah layar monitor berwarna biru disertai tulisan "windows setup".
- Windows XP akan melakukan pengecekan hardware secara otomatis , tekan enter melanjutkan installasi.
- Selanjutnya muncul layar EULA ( End User Licencing Agreement). Sesuai dengan petunjuk tekan tombol "F8" untuk menyetujui EULA tersebut, jika anda setuju installasi akan dilanjutkan & Windows XP akan mencari partisi dalam hardisk anda jika ada.
- Dalam komputer ini hardisk sebelumnya telah ada / terisi Windows 2003, untuk menghapusnya tekan tombol "D" & enter untuk continue. Dan sekarang hardisk telah kosong, untuk membuat partisinya tekan tombol C sesuai dengan perintah.
- Tentukan besar partisi yang akan dibuat, pada praktek ini hardisk saya sebesar kurang lebih 70 GB akan dibuat partisi dalam C sebesar 20 GB & dalam D sebesar 20 GB, sehingga ketikkan angkan 20000 MB = 20 GB. Partisi 20 GB akan terwujud.
- Dan hardisk sekarang masih tersisa 30 GB. Untuk membuat partisi baru dari sisa partisi tersebut arahkan enter pada "Unpartition Space" tekan tombol "C".
- Tentukan besar partisi yang akan dibuat dan tekan enter.
- Tunggu hingga proses partisi selesai. Langkah selanjutnya adalah format. Format ini perlu agar partisi dapat ditulis file, untuk memformat partisi C (partition 1) arahkan pada tulisan tersebut dan enter.
- Anda bisa menggunakan salah satu jenis format yaitu NTFS atau FAT 32. Untuk drive C sebaiknya menggunakan format partisi NTFS karena lebih aman. Pilih saja format biasa walaupun agak lama, jika menggunakan format "QUICK" ini jauh lebih cepat namun kekurangannya yaitu prosesnya secara skip (meloncat-loncat). Setelah selesai menentukan cara dan jenis partisi tekan "Enter". Pada praktek ini saya menggunakanjenis partisi NTFS Quick.
- Tunggu sistem melakukan format karena akan memakan waktu yang lama
- Setelah proses format selesai, secara otomatis Windows XP akan men-copy file-file dari CD ke drive C
- Ketika semua selesai di copy dari Windows XP ke harddisk, proses selanjutnya melakukan restart.
- Setelah melakukan restart, Windows XP secara otomatis melakukan konfigurasi sendiri.
- Jika sudah muncul kotak dialog, anda bisa memilih bahasa dan lokasi yang akan digunakan. Tekan Next.
- Masukkan nama dan organisasi pemakai kemudian isikan serial numbernya.
- Proses selanjutnya dengan menentukan nama komputer. Ini akan muncul jika komputer anda melalui komputer lain lewat jaringan windows. Jika komputer anda tidak ingin dipakai oleh orang lain, masukkan password yang anda inginkan.
- Lalu isikan jam dan tanggal lalu tentukan zona time yang sesuai, untuk kita isikan "GMT + 07.00 (Bangkok, Hanoi, Jakarta) untuk WIB.
- Pada kotak selanjutnya pilih "typical setting" dan next
- Klik Next
- Selanjutnya muncul kotak "display setting" klik OK dan XP akan menentukan resolusi yang bisa digunakan.
- Jika berhasil akan muncul jendela "monitor setting" klik OK
- Masukkan password yang anda isi tadi, Jika tidak di isi langsung log on
- Anda akan masuk ke dalam Windows XP atau biasanya keluar desktop berarti install telah selesai di lakukan
Langganan:
Postingan (Atom)


